KPU Badung Gelar Rakor Penataan dan Pengelolaan Kearsipan Secara Daring

  • 19 Juli 2021
  • 14:25 WITA
berita_211907060717_KPUBadungGelarRakorPenataandanPengelolaanKearsipanSecaraDaring.jpeg

Mangupura. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan berkenaan dengan mekanisme tata kelola kearsipan, KPU Kabupaten Badung melaksanakan Rapat Koordinasi Penataan dan Pengelolaan Arsip, Senin (19/07/2021) secara daring.

 

Rapat dibuka Ketua KPU Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta. Dalam sambutannya, disampaikan mengenai pentingnya pemahaman arsip dan kearsipan. Hal ini mengingat KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu, harus mempunyai data terkait pemilu dan pemilihan yang dikelola dengan baik.

 

Mekanisme tata kelola ini yang harus dipahami dengan baik oleh segenap jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Badung sehingga kedepannya mampu menyediakan informasi pemilu dan pemilihan melalui pengelolaan danpendokumentasian arsip.

 

Acara diawali dengan pretest terkait tata naskah dinas yang disampaikan Kasubbag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kabupaten Badung, Nyoman Amie Sandrawati untuk mengetahui sejauh mana pemahaman pegawai mengenai penyusunan tata naskah dinas ini.

 

Mengundang KSB Umum dan Logistik KPU Provinsi Bali, Santi Chovarida sebagai narasumber, disampaikan sosialisasi PKPU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Tata Naskah Dinas KPU di mana PKPU terbaru ini mencabut PKPU No. 17 Tahun 2015.

Dari pemaparannya, terdapat beberapa perubahan mengenai tata naskah dinas antara lain perubahan pada SOP yang mana sebelumnya ada format dari KPU RI sekarang tidak diatur bentuknya. Perubahan lain misalnya risalah rapat, yang berubah menjadi notula.

 

Selanjutnya, Santi Chovarida juga memaparkan materi mengenai penyelenggaraan kearsipan. Dalam materinya disampaikan bahwa KPU masih dalam tahap penataan arsip karena sebelumnya untuk pengelolaan kearsipan masih banyak kendala, salah satunya belum memiliki arsiparis.

 

Terkait kearsipan ini ditegaskan bahwa kearsipan bukan hanya tanggungjawab bagian umum saja. Bagian umum hanya sebagai unit pengelola kearsipan, tanggungjawab ada di semua sub bagian karena setiap sub bagian merupakan pencipta arsip. Dijelaskan pula bagaimana mekanisme pengelolaan dan pendokumentasian arsip untuk pengajuan usul musnah.

 

Kedepannya, diharapkan KPU Kabupaten Badung mulai melakukan pencatatan dan pemisahan terkait dokumen arsip dan non arsip sekaligus mendigitalisasi arsip tersebut.

 

Foto Terkait :

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait