KPU Badung rangkul TVRI Bali gelar Dialog Sosialisasi

  • 23 Januari 2020
  • 08:05 WITA
berita_202301080127_KPUBadungrangkulTVRIBaligelarDialogSosialisasi.png

MANGUPURA. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menggelar sosialisasi melalui Dialog Interaktif “Wacana Publik” pada TVRI Bali dengan tema tahapan calon perseorangan dan perekrutan Badan Adhoc, pada hari Rabu (22/01/2020).

Hadir dari KPU Kabupaten Badung, Ni Luh Nesia Padma Gandi selaku Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan bersama I Wayan Artana Dana, selaku Komisioner Divisi Sosialisasi, SDM, dan Parmas menjadi pembicara dalam dialog yang dipandu oleh presenter Cok Devi.
Artana Dana, dalam dialog mengajak masyarakat Badung untuk ikut berpartisipasi dalam mensukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tanggal 23 September 2020 sebagai pemilih atau sebegai penyelenggara, terlebih saat ini adalah tahapan pembentukan Badan Adhoc PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan).

“Dalam kesempatan ini, KPU Kabupaten Badung selaku penyelenggara masih membuka ruang sampai dengan tanggal 24 Januari 2020, mohon teman-teman, masyarakat di mana pun berada khusunya yang ber KTP Badung silahkan datang ke KPU Kabupaten Badung untuk mendaftarkan diri menjadi PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) terlebih bersama-sama mengabdikan diri untuk Badung, ”ajak Artana Dana.

Pada pemaparannya, Nesia Gandi menjelaskan persiapan yang telah dilakukan KPU Kabupaten Badung dalam tahapan calon perseorangan ialah telah melaksanakan simulasi penyerahan syarat dukungan. Berkaitan dengan hal tersebut, sampai saat ini KPU Kabupaten Badung masih membuka pintu selebar-lebarnya pada masyarakat yang ingin mencalonkan diri melalui jalur perseorangan.

“Perhelatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung ini adalah pesta demokrasi bersama, jadi peran serta masyarakat baik untuk menjadi pemilih maupun peserta sangat berarti demi terciptanya pemilihan yang berintegritas, ”terang Nesia Gandi.

Dialog interaktif yang digelar secara live pada pukul 18.05 – 19.00 WITA di Studio TVRI Bali tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. Hal tersebut terlihat dari antusiasme dalam sesi interaktif. Dimana pemirsa bertanya dan memberikan masukan perihal integritas penyelenggaraan pemilu dan jaminan kesehatan serta kesejahteraan penyelenggara. (Ngr)

Komentar