AGENDA KEGIATAN

Baca Berita

Penyerahan Kayonan Tandai Launching Maskot dan Jingle Pilgub Bali 2018 di Kabupaten Badung

Oleh : kpubadung | 25 November 2017 | Dibaca : 49 Pengunjung

Acara Peluncuran Maskot dan Jingle Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 di Kabupaten Badung dilaksanakan di Wantilan Desa Adat Sempidi, Mengwi Badung, pada tanggal 25 Nopember 2017 mulai pukul 18.00 Wita.

Ketua KPU Provinsi Bali melalui sambutannya yang disampaikan oleh Anggota KPU, Ni Kadek Wirati, menyatakan bahwa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilihan yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri berpedoman pada asas mandiri, jujur, adil, kepastian hukum, tertib, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, efisiensi, efektifitas dan aksesibilitas.

KPU Kabupaten/Kota sebagai penyelenggara Pemilu dan Pemilihan di Kabupaten/Kota, salah satu tugasnya adalah menyelenggarakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta berkewajiban memberikan informasi terkait Pemilihan dimaksud.  

Dalam memberikan informasi kepada masyarakat diperlukannya Maskot dan Jingle sebagai simbul, penanda, tema, semangat dalam perhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018.

Maskot dan Jingle diharapkan dapat memberikan makna sebagai pengingat masyarakat akan pentingnya penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018.

Maskot dalam Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali Tahun 2018 telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali dalam bentuk “Kayonan”.

KPU Provinsi Bali memandang perlu untuk memasukkan nilai-nilai kepemimpinan yang berbasis kearifan lokal pada maskot diambil dari konsep Asta Brata dipandang memiliki filosofi ajaran kepemimpinan yang tepat untuk diterapkan dalam perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018.
 
Asta Brata diambil dari kisah Ramayana yang artinya delapan pegangan atau pedoman. Adapun asas kepemimpinan Asta Brata terdiri dari Surya Brata, Candra Brata, Bayu Brata, Agni Brata, Indra Brata, Yama Brata, Kuwera Brata, dan Baruna Brata.

Dengan konsep Asta Brata ini di harapkan bisa memberikan harapan agar pemimpin yang terpilih nantinya mempunyai nilai–nilai figur kepemimpinan seperti Asta Brata tersebut hehingga kehidupan masyakat Bali akan lebih sejahtera, aman dan damai kedepannya.


Oleh : kpubadung | 25 November 2017 | Dibaca : 49 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Hubungi Kami
kpubadung@gmail.com -
Jajak Pendapat
Bagaimana Pendapat Anda tentang Website Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Badung?