Dikawal Puluhan Personil Gabungan, Pendistribusian Surat Suara Dipastikan Aman Dan Tepat Waktu

  • 07 Desember 2020
  • 10:05 WITA
berita_201112031208_DikawalPuluhanPersonilGabungan,PendistribusianSuratSuaraDipastikanAmanDanTepatWaktu.jpeg

MANGUPURA. Distribusi logistik pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Badung mulai dilakukan dan mendapat pengawalan dari personil gabungan TNI-Polri, Senin (7/12/2020). Logistik ini didistribusikan langsung ke kantor desa dan kelurahan di enam kecamatan yang ada di Gumi Keris.

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, pendistribusian ini merupakan mekanisme tahapan persiapan, dimana nanti di masing-masing TPS sudah menerima semua kebutuhan logistik yang akan digunakan saat pemungutan dan penghitungan suara.

“Dalam rangka pendistribusian logistik, kami menyiapkan 12 armada truk box yang langsung menyasar masing-masing kantor lurah se-Kabupaten Badung,” terangnya.

Pria yang akrab dipanggil Kayun itu menambahkan, logistik Pilkada akan dititipkan dimasing-masing kantor desa/kelurahan dan akan diinapkan sehari. Selanjutnya didistribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 9 Desember 2020 paginya.

“Kita selesaikan hari ini, sehingga harapannya pendistribusian surat suara sudah clear semuanya,” beber orang nomor satu di KPU Badung itu.

Kayun juga berupaya mengamankan logistik agar tidak rusak saat pendistribusian terlebih pada musim hujan saat ini. Sehingga distribusi dilakukan dengan mobil box maka keamanannya pun lebih terjamin.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Badung Kompol I Wayan Suana menjelaskan dari 51 Desa/Kelurahan di Kabupaten Badung terdapat 996 kotak suara dan 372.493 surat suara yang harus didistribusikan. Selanjutnya, Rabu pagi besok logistik tersebut diserahkan ke masing-masing TPS.

"Ada sebanyak 996 kotak suara dan 372.493 surat suara tengah kami kawal pendistribusiannya ke 51 Desa/Kelurahan. Logistik yang didistribusikan sudah dinyatakan aman dan lengkap dengan protokol kesehatan di tiap-tiap TPS," ujar Kompol Wayan Suana.

Masyarakat diajak untuk tidak takut datang  ke TPS untuk memberikan hak suara karena alasan Covid-19. KPU sudah menyiapkan APD lengkap termasuk baju hazmat. Itu untuk antisipasi kalau tiba-tiba ada pemilih yang pingsan di lokasi TPS. Sebelum membantu, petugas KPPS sebanyak dua orang akan menggunakan baju hazmat terlebih dahulu.

"Warga tidak perlu takut datang ke TPS karena sudah menerapkan protokol kesehatan. Suara masyarakat menentukan pemimpin Badung yang akan datang. Saat tiba di TPS ikuti arahan petugas. Hindari kerumunan dan jaga jarak," tandasnya.

Foto terkait :

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait