Sirekap Hadir Jadi Tumpuan Penghitungan Suara di TPS Pemilihan Serentak 2020 Di Masa Pandemi

  • 19 November 2020
  • 15:00 WITA
berita_202111101159_SirekapHadirJadiTumpuanPenghitunganSuaradiTPSPemilihanSerentak2020DiMasaPandemi.jpeg

MANGUPURA. Selain pemilihan dengan satu Pasangan Calon dan dilaksanakan di masa pandemi, pemilihan kali ini terdapat hal baru yakni penggunaan Aplikasi Sirekap. Hal tersebut ditekankan pada Bimbingan Teknis Tungsura Gelombag IV dengan peserta Badan Adhoc se-Kecamatan Mengwi yang berlangsung di The Patra Bali Resort And Villas, Kamis (19/11/2020).

“Sirekap hanya menjadi penyanding saja, akan tetapi kita harus tetap menjalankannya dengan baik dan benar,” terang Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta saat sambutannya.

Orang nomor satu di KPU Kabupaten Badung ini menjelaskan, sesuai hasil kesepakatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI, Sirekap dapat digunakan sebagai alat bantu dan publikasi, namun bukan sebagai hasil resmi pemilihan yang juga telah disepakati tetap manual seperti pemilu dan pemilihan sebelumnya.

“Hal yang harus diperhatikan dalam Sirekap ialah SDM dan juga alat bantu berupa handphone. Terdapat spesifikasi khusus yang harus diikuti agar aplikasi bisa terinstal dengan baik,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Kayun itu mengaku, kendala yang akan dihadapi adalah bagaimana jika jaringan internet yang ada di desa lemah. Untuk meminimalisir hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Badung dengan menyerahkan titik koordinat di setiap TPS.

Selain itu, dia juga berharap PPK dan PPS yang hadir dalam bimtek mendapatkan pemahaman yang sama dan utuh, sehingga bisa memberikan informasi penggunaan Sirekap kepada KPPS nantinya.

Dalam kesempatan ini juga Kayun mengatakan, pihaknya akan melaksanakan simulasi pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS sesuai dengan protokol kesehatan.

“Kegiatan simulasi akan berlangsung di Banjar Petang Dalem, Kecamatan Petang yang merupakan TPS 01 di wilayah itu,” bebernya.

“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat Kabupaten Badung, pihak penyelenggara khususnya KPU mempersiapkan pemilihan ini dengan mengacu dan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Berkesempatan hadir menyampaikan materi bimtek Anggota KPU Provinsi Bali Luh Putu Sri Widyastini yang dipandu oleh Anggota KPU Kabupaten Badung Ni Luh Nesia Padma Gandi. Dalam paparannya, Widyastini menyampaikan ada 15 hal baru penerapan protokol kesehatan Covid-19 di TPS yang menjadi perhatian khusus.

“Seluruh dokumen hasil pemungutan suara akan tertuang dalam satu formulir model C-Hasil KWK yang menjadi sertifikat hasil dan rincian pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Proses perbaikan formulir pada bagian perolehan suara yang difoto untuk Sirekap ini juga harus cermat, terutama saat menghapus dengan alat penghapus cair, agar tidak ada kesalahan pembacaan pada Sirekap,” sebutnya.

“Terkait salinan, formulir tersebut juga disalin menjadi formulir C Hasil Salinan KWK berita acara dan sertifikat yang terdiri dari pencatatan administrasi data suara sah atau tidak sah,” sambungnya.

Perlu diketahui, kegiatan yang menyasar seluruh jajaran Badan Adhoc se-Kabupaten Badung itu dilaksanakan selama empat hari yakni pada tanggal 15, 16, 17 dan 19 November 2020.

Foto terkait :

 

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait