Sosialisasikan Electoral Law Enforcement, KPU Badung Tegaskan Pentingnya Integritas dan Profesionalitas Penyelenggara Pemilu

  • 27 Oktober 2020
  • 13:00 WITA
berita_202810091022_SosialisasikanElectoralLawEnforcement,KPUBadungTegaskanPentingnyaIntegritasdanProfesionalitasPenyelenggaraPemilu.jpeg

MANGUPURA. Salah satu faktor yang paling krusial dalam menegakan prinsip-prinsip keadilan untuk pemilihan serentak, adalah tentang Electoral Law Enforcement. Untuk menjamin hal itu terlaksana dengan baik, KPU Kabupaten Badung menggelar sosialisasi dengan topik Etika Penyelenggara Pemilu, Selasa (27/10/2020) bertempat di The Patra Bali Resort & Villas.   

Pohon jambu penuh benalu, benalu lebat perlu ditebas. Bila masih ingin menjadi penyelenggara pemilu, wajib profesionalitas dan berintegritas.

Demikian kutipan pantun yang disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Hukum dan Pengawasan Nur Sodiq dalam pengantarnya mengawali kegiatan sosialisasi. “Ini penting sekali untuk kita pahami bersama terkait etika sebagai penyelenggara pemilu, khususnya dari tingkat Badan Adhoc maupun di KPU,” jelasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, ada 5 poin inti dalam penegakan hukum pemilihan. Di antaranya sengketa proses, sengketa hasil, pelanggaran administrasi, pelanggaran tindak pidana pemilu dan pelanggaran etika penyelenggara.

“Khusus etika penyelenggara ini kita bicara bukan dalam tataran norma-norma hukum saja, tapi lebih kepada moralitas yang notabene sudah di atas norma hukum,” terangnya.

“Orang yang melanggar moralitas belum tentu melanggar hukum, apabila sudah melanggar norma hukum sudah pasti melanggar moralitas,” sambungnya.

Harapanya dengan pemilihan satu Paslon di Kabupaten Badung, para penyelengara pemilu dituntut untuk lebih hati-hati dalam menjalankan tugasnya terkhusus di media sosial. Ditambah dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan seluruh tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung 9 Desember 2020.

“Intinya sebagai penyelenggara pemilu agar wajib menjaga 2 prinsip utama yaitu integritas serta profesionalitas. Dengan penyelenggara yang berintegritas dan profesionalitas, kita akan menghasilkan pemilihan yang kredibel,” sebutnya.

Sementara itu, hadir sebagai narasumber Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Hukum dan Pengawasan A.A. Gede Raka Nakula serta Ketua Bawaslu Kabupaten Badung I Ketut Alit Astasoma. Kegiatan yang diikuti seluruh Ketua beserta Anggota PPK se-Kabupaten Badung ini tetap mengacu dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Seperti cek suhu tubuh, penggunaan masker dan jaga jarak.

Foto terkait :

 

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait