Tetapkan DPT, KPU Badung Lulus Uji Petik Bawaslu

  • 16 Oktober 2020
  • 12:30 WITA
berita_201610101045_TetapkanDPT,KPUBadungLulusUjiPetikBawaslu.jpeg

MANGUPURA. Setelah melalui proses yang panjang perihal pemutakhiran data pemilih, akhirnya KPU Kabupaten Badung memfinalkan hal tersebut melalui Rapat Pleno Terbuka Daftar Pemilih Tetap (DPT), Jumat (16/10/2020) bertempat di Grand Inna Kuta Bali.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menetapkan daftar pemilih yang tersebar di 6 kecamatan, 62 desa/kelurahan, 996 TPS, dengan rincian pemilih laki-laki 178.462, pemilih perempuan 184.488 dengan total 362.950.

“Apresiasi luar biasa dan patut berbangga,  hari ini penetapan DPT dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung 9 Desember 2020 dengan data yang valid, terbuka, transparan dan akuntabel,” terang Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta usai rapat penetapan.

Kemudian yang terpenting adalah dalam proses penetapan DPT ini adanya Uji Petik yang disampaikan Bawaslu Badung. Dalam Uji Petik ini, Bawaslu menyampaikan data yang diacak pengambilannya baik per desa maupun usia. Di antaranya, pendataan warga negara asing, perpindahan alamat karena status menikah, dan usia di atas seratus tahun.

“Ini tentu bisa kita pertanggungjawabkan, setelah diperlihatkan oleh tim data KPU Badung itu ternyata sudah ditindaklanjuti,” ungkap pria yang akrab dipanggil Kayun itu. Lebih lanjut disampaikan, bahwa hal ini telah menjawab sekaligus menandakan bahwa data yang telah diolah selama proses pemutakhiran data adalah yang sudah benar-benar valid. “Data ini juga atas koordinasi Disdukcapil, tanggapan masyarakat dan pencermatan Bawaslu Badung,” jelasnya.

Selanjutnya ia mengatakan, bilamana dalam perkembangan data masih ada pergerakan paling memungkinkan adanya pemilih yang menikah ke Badung dan pemilih meninggal dunia.  

“Selama ini proses yang dilakukan adalah begitu ada perubahan data pasca DPT itu hanya ditandai saja. Jadi ini sudah dijadikan dasar untuk pengadaan surat suara,” ucap Komisioner asal Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal ini.

Namun seandainya masih ada yang tercecer seperti baru menikah di Badung dan menyelesaikan administrasinya, pemilih-pemilih semacam ini tetap masih bisa menggunakan hak pilihnya. Dengan ketentuan waktu yang disiapkan mulai dari 12.00 s.d. 13.00 Wita, menunjukkan KTP dan hanya bisa menggunakan hak pilih di TPS yang surat suaranya masih tersedia.

Paparan senada juga disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Perencanaan, Program dan Data I GKG Yusa Arsana Putra mengatakan untuk data berkualitas di Badung dapat disajikan hari ini dan diyakini bahwa data itu sudah sangat maksimal. 

Lebih jauh Gung Yusa menegaskan, karena coklit yang dilakukan oleh PPDP sudah langsung bertemu dengan pemegang data yang sesungguhnya atau masyarakat itu sendiri. Kemudian perbaikan elemen data atau verifikasi faktual selalu berdampingan dengan pihak-pihak yang memiliki kepentingan, seperti Kelian Dinas/Kaling, PKD, Panwascam dan Bawaslu.

"Ini memberikan ruang kepada masyarakat terutama yang memegang data baik Kaling, Disdukcapil, Bawaslu sehingga dapat memberikan sanggahan, bantahan dan masukan kepada KPU. Outputnya adalah data yang disajikan dalam DPT ini bersinergi dari segala sumber yang ada,” bebernya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Badung I Ketut Alit Astasoma menuturkan terkait substansi DPT ialah mengawal hak pilih masyarakat sesuai dengan konstitusi. 

“Tujuan dari Uji Petik yang kami lakukan adalah untuk membuktikan dan memastikan bahwa data yang telah dibuat oleh KPU Badung telah valid, akurat dan termutakhir,” ucapnya.

Hadir dalam penetapan, Anggota Provinsi Bali A.A. Gede Raka Nakula, Ketua beserta Anggota KPU Badung, Sekretaris Disdukcapil, Kepala Kesbangpol, Bawaslu, LO Paslon, Kodim 1611 Badung, Polres Badung, Polresta Denpasar dan PPK.

Foto terkait :

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait