KPU Badung Gencarkan Sosialisasi Pemilihan Dengan Satu Paslon

  • 10 Oktober 2020
  • 17:05 WITA
berita_201010081017_KPUBadungGencarkanSosialisasiPemilihanDenganSatuPaslon.jpeg

MANGUPURA. Tidak henti-hentinya KPU Badung melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan pemilihan serentak yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020. Seperti yang dilakukan kali ini menggaet Stasiun Bali TV dalam acara Dialog Interaktif dengan tema Kesiapan KPU Kabupaten Badung Menyongsong Pemilihan Dengan Satu Pasangan Calon, Sabtu (10/10/2020).

Hadir sebagai narasumber Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Teknis Penyelenggaraan Ni Luh Nesia Padma Gandi didampingi Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Perencanaan, Data dan Informasi I GKG Yusa Arsana Putra yang dipandu oleh pewarta Made Sukadana Karang.

Gung Yusa menjelaskan sesuai dengan perubahan-perubahan yang mana ditekankan sosialisasi tetap digencarkan, tetapi harus mengedepankan protokol kesehatan. Pihaknya diharapkan oleh KPU RI untuk selalu menyampaikan informasi melalui media sosial, online dan lain sebagainya.

“Terkait data pemilih pada DPSHP persentasenya yakni laki-laki 178.420, perempuan 184.451 dengan total keseluruhan 362.871,” ungkapnya.

Tidak lupa juga ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih untuk mendaftarkan diri atau dengan cara mengecek di website lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Sementara itu, Nesia Gandi mengatakan selain melaksanakan pemilihan dengan satu paslon, pesta demokrasi ini juga dilaksanakan di masa pandemi. 

“Tentu protokol kesehatan menjadi salah satu syarat yang wajib dilaksanakan, terlebih semangatnya adalah kesehatan dan keselamatan bersama,” terangnya.

Lebih jauh pihaknya menuturkan walaupun pemilihan saat ini dengan satu paslon, tetap ada mekanisme yang harus diikuti sebagaimana diatur dalam PKPU. Ditambahkannya ini merupakan kewajiban dan hak masyarakat bersama dalam rangka membangun Kabupaten Badung lima tahun kedepan.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Badung yang telah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS pada 9 Desember 2020. Terkait dengan masa pandemi sekarang, pihaknya juga telah menyiapkan SOP ketika berada di TPS nanti.

Terlihat suasana dialog interaktif begitu hangat, ketika para masyarakat menanyakan terkait dengan pemilihan satu paslon, data pemilih serta jaminan apa yang diberikan kepada masyarakat ketika datang ke TPS.

Foto terkait :

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait