Perkuat Koordinasi, KPU Badung Gelar Rapat Pokja Pencegahan Penyebaran Covid-19

  • 07 Oktober 2020
  • 14:30 WITA
berita_200810051031_PerkuatKoordinasi,KPUBadungGelarRapatPokjaPencegahanPenyebaranCovid-19.jpeg

MANGUPURA. Guna mendukung pemilihan serentak lanjutan di masa pandemi, KPU Kabupaten Badung menggelar Rapat Kelompok Kerja Pencegahan Penyebaran Covid-19, Rabu (7/10/2020). Kegiatan yang bertempat di Ruang Rapat Nayakottama ini sebagai keseriusan lembaga penyelenggara dalam menyongsong perhelatan pesta demokrasi di Gumi Keris yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang.

Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Teknis Penyelenggaraan Ni Luh Nesia Padma Gandi menyampaikan, kehadiran pokja ini diharapkan dapat memberikan kontrisubi dalam rangka menyukseskan seluruh tahapan pemilihan dengan baik.

“Suksesnya seluruh tahapan pemilihan, tentu memerlukan koordinasi dan kerja sama yang baik dengan stake holder terkait. Terlebih saat ini tantangan terbesar bagi kita bagaimana bisa meyakinkan masyarakat untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya,” ujar Nesia Gandi saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan itu juga, ia mengatakan akan melaksanakan Pleno Penetapan DPSHP ditingkat kecamatan 9 Oktober 2020. Kemudian pada 16 Oktober 2020 akan dilanjutkan dengan Pleno Penetapan DPT ditingkat Kabupaten.

“Kami harapkan dari rekan-rekan Pokja, dapat memberikan pendampingan yang maksimal dalam tahapan yang akan dilaksanakan,” harap Komisioner KPU Badung yang telah menjabat dua periode itu.

Turut hadir I Wayan Wardika dari PMI Kabupaten Badung yang menjelaskan perihal pelaksanaan rapid tes bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Untuk memaksimalkan kegiatan rapid tes ini, sebaiknya dilakukan per kecamatan. Ini kaitan dalam mengurangi kerumunan orang yang melaksanakan tes tersebut.

Kembali ia menekankan, rapid ini merupakan screning awal terhadap daya tahan tubuh seseorang. Kemudian untuk mengetahui orang tersebut terpapar Covid-19 atau tidak hanya melalui PCR tes atau Swab tes.

Sementara itu perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Badung I Nyoman Rudhiarta menuturkan dibutuhkan koordinasi dari pihak Dinkes ketika ada seseorang yang terindikasi reaktif sehingga bisa disiapkan transportasinya.

“Ini merupakan tanggung jawab bersama, oleh karena itu diharapkan kerja sama seluruh pihak agar kegiatan berjalan sesuai dengan apa yang diharapankan,” tandasnya. 

Foto terkait :

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait