Rancang Debat Publik, KPU Badung Panggil Stasiun Televisi

  • 05 Oktober 2020
  • 15:00 WITA
berita_200610051036_RancangDebatPublik,KPUBadungPanggilStasiunTelevisi.jpeg

MANGUPURA. Sebagai awal persiapan pelaksanaan Debat Publik dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung, KPU Kabupaten Badung laksanakan Rapat Kerja bersama media televisi, Senin (5/10/2020). Hal ini dilakukan guna menyukseskan penayangan acara yang akan dilakukan dengan menggandeng stasiun TV terkait.

“Meskipun pelaksanaan debat dengan satu Paslon, debat tetap akan dilaksanakan selama 3 kali dengan waktu 120 menit,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta.

Lanjut Kayun sapaan akrabnya, tantangan saat ini adalah dengan durasi 120 menit itu, harus disiapkan trik-trik tertentu agar masyarakat antusias menyaksikan debat. Hal itu dikarenakan pemaparan akan dilakukan oleh satu Paslon saja. Dalam kesempatan itu pihaknya juga menjelaskan kenapa debat dilaksanakan diluar studio.

“Ini merupakan upaya KPU Badung untuk meningkatkan ekonomi atau penghasilan bagi usaha-usaha yang terdampak Covid-19,” jelas Komisioner asal Desa Cabe, Desa Darmabasa, Kecamatan Abiansemal itu.

Lebih jauh ia menyampaikan masalah penganggaran akan difasilitasi oleh Sekretariat KPU Kabupaten Badung dan penentuan media yang ditunjuk akan ditentukan oleh Komisioner melalui Rapat Pleno.

Kemudian Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM I Wayan Artana Dana menuturkan dalam kegiatan debat, pihaknya memerlukan kesiapan dari media televisi dalam penayangan acara, sehingga tidak menghambat penayangannya.

“Undangan yang dapat masuk ke ruangan yakni, Paslon, 2 perwakilan Bawaslu, 4 orang tim kampanye, 5 komisioner KPU, 5 panelis, 1 moderator, kru media penyelenggara penyiaran dan pers/tim peliputan,” beber Komisioner yang telah menjabat dua periode di KPU Badung itu.

Sementara itu, Sekretaris KPU Kabupaten Badung I Gusti Nyoman Wiraguna menyampaikan mekanisme atau spesifikasi teknis pelaksanaan debat publik.

“Rencana pelaksanaan debat, jika tidak ada perubahan kebijakan akan dilaksanakan pada Sabtu 24 Oktober 2020, serta media wajib menayangkan iklan masyarakat mengenai informasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020,” terangnya.

“Media yang ditunjuk agar tetap menyedikan akses bagi penyandang disabilitas dan menyiapkan penerjemah bagi tunarungu,” sambungnya.

Hadir perwakilan dari Stasiun TVRI Bali, Bali TV, Kompas TV Dewata, Inews TV yang menyatakan siap untuk bekerjasama dalam penayangan pelaksanaan Debat Publik dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020.

Foto terkait :

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait