Kampanye Di Tengah Pandemi, KPU Badung Tekankan Tim Paslon Patuhi Prokes

  • 01 Oktober 2020
  • 19:05 WITA
berita_200110101041_KampanyeDiTengahPandemi,KPUBadungTekankanTimKampanyePatuhiProkes.jpeg

MANGUPURA. Dalam berbagai kesempatan, KPU Kabupaten Badung memastikan pelaksanaan kampanye sejalan dengan deklarasi kampanye sehat dan damai. Termasuk dalam pertemuan yang diprakarsai tim kampanye pasangan calon GiriAsa,  Kamis (1/10/2020).

“Sesuai dengan PKPU 13 Tahun 2020, kegiatan kampanye secara tatap muka dibatasi hanya 50 orang,” kata Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta.

Semara Cipta menyampaikan untuk kegiatan masa kampanye akan dilakukan selama 70 hari, terhitung sejak 26 September sampai 5 Desember 2020 mendatang. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada tim kampanye agar senantiasa berkoordinasi dengan KPU maupun Bawaslu.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Kayun juga menerangkan Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye difasilitasi oleh KPU. Terkait dengan bahan kampanye berupa poster dan brosur, akan dicetak sebanyak kepala keluarga (KK) yang ada di Kabupaten Badung.

“Jadi tidak ada alasan bagi masyarakat tidak mendapat informasi mengenai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung 9 Desember 2020,” pungkas komisioner asal Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal itu.

Lebih jauh pihaknya menuturkan penayangan iklan paslon akan dilakukan pada 22 November - 5 Desember 2020 selama berturut-turut dengan 10 iklan yang berdurasi 30 detik. 

Selanjutnya untuk debat publik akan tetap dilaksanakan sebanyak tiga kali. Karena hanya ada satu pasangan calon, maka kegiatan ini berupa penyampaian visi dan misi calon, yang hanya dihadiri oleh empat anggota tim kampanye.

Pada sisi lain, Ketua Bawaslu Kabupaten Badung I Ketut Alit Astasoma menekankan kepada seluruh tim kampanye agar mematuhi peraturan yang berlaku, terlebih saat masa pandemi Covid-19. 

“Untuk mendukung upaya Bawaslu dalam mengawasi tahapan kampanye di tengah pandemi, kami telah membentuk satgas pencegahan Covid-19,” terangnya.

Ditambahkannya untuk jumlah orang dalam pertemuan tatap muka sangat menjadi perhatian serius oleh Bawaslu. Untuk itu pihaknya mengharapkan kepada tim kampanye menyiapkan strategi kampanye multilevel sehingga tidak melanggar aturan.

Sementara itu, I Gusti Anom Gumanti selaku tim pemenangan paslon mengatakan tidak akan berlebihan dalam melaksanakan kegiatan kampanye.

“Apa yang menjadi peraturan kampanye saat ini, tentu akan kami laksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya,

Pihaknya juga akan selalu berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu terkait larangan kampanye apa saja yang tidak boleh dilakukan saat pandemi Covid-19.

Hadir dalam acara itu, DPRD Provinsi Bali, DPRD Kabupaten Badung, Kesbangpol, dan Partai Pengusul Paslon.

Foto terkait :

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait