Netralitas ASN : Boleh Hadir Dalam Kampanye Pilkada dengan Catatan

  • 07 Agustus 2020
  • 11:45 WITA
berita_200708080846_NetralitasASN:BolehHadirDalamKampanyePilkadadenganCatatan.jpeg

MANGUPURA. Upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020 terus dilakukan oleh KPU Kabupaten Badung, salah satunya melalui sosialisasi secara daring pada Jumat, (07/08/2020).

Materi Netralitas ASN dalam Kampanye Pilkada Badung 2020, disampaikan oleh anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Hukum dan Pengawasan Nur Sodiq mengenai pengertian ASN, larangan bagi ASN dalam Kampanye Pilkada serta sanksi yang diterima jika melanggar. 

“ASN harus netral yaitu tidak berpihak terhadap pengaruh dan kepentingan Paslon manapun, tetapi perlu mengetahui program serta visi dan misi Paslon untuk dapat menentukan pilihan nantinya,” papar Nur Sodiq.

Mengingat menariknya materi yang dibahas dalam sosialisasi daring ini, memancing banyak peserta yang urun berpendapat agar sebagai ASN tidak secara aktif turut serta dalam kegiatan kampanye, toh meskipun pasif kehadiran ASN dalam kegiatan kampanye menjadi catatan bagi pengawasan, agar hal ini jangan sampai merugikan ASN itu sendiri. 

Sebelumnya rapat daring dibuka oleh Anggota KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, I Wayan Artana Dana. Dalam sambutannya disampaikan ucapan terima kasih atas fasilitasi Dinas Pendidikan Kabupaten Badung untuk pelaksanaan rapat daring dengan pelibatan Kepala SD dan SMP di Kabupaten Badung, serta apresiasi tingginya peserta yang mengikuti rapat.

Dalam kesempatan ini Artana Dana menyampaikan informasi berkenaan dengan tahapan Pilkada Badung 2020 secara menyeluruh dan pelaksanaannya dalam masa pandemi Covid-19. KPU Kabupaten Badung telah melaksanakan rapid test bagi penyelenggara baik itu jajaran di tingkat kabupaten, PPK, PPS beserta sekretariat dan PPDP.

“Pelaksanaan rapid test ini kami laksanakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sehingga penyelenggaraan Pilkada tidak menjadi cluster baru penyebaran Covid-19. Dalam pelaksanaan tugas, penyelenggara juga disiapkan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, face sheild, hand sanitizer, desinfektan serta sarung tangan plastik,” jelas Artana Dana.

Sebagai yang pertama, sosialisasi yang akan dibuat dua tahap ini, melibatkan Kepala Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se Kabupaten Badung, juga mendapatkan pendampingan dari Kepala Bidang Pendidikan Disdikpora Kabupaten Badung, I Gusti Lanang Bagus Ardhana dan Kasi SMP Disdikpora Kabupaten Badung, I Wayan Wirawan.

Foto terkait : 

Komentar

Pengumuman Terkait

Dokumen Terkait